Rehobot Bakunase Rayakan Bulan Keluarga Dengan Lomba Permainan Tradisional

Batuplat, Kupang
Jemaat GMIT Rehobot Bakunase melaksanakan perayaan Bulan Keluarga dengan menyelenggarakan lomba-lomba permainan tradisional antar warga jemaat dan lomba bola volley keluarga. Lomba-lomba ini dilaksanakan sejak tanggal 6-31 Oktober 2025 di lapangan sepakbola Batuplat.
Ketua Majelis Jemaat Rehobot Bakunase, Pdt. Yaksih A.N.Tnunai, STh, MSi menegaskan pentingnya mengingatkan kembali kepada keluarga dan generasi muda akan pentingnya bersosialisasi secara nyata di antara anggota-anggota keluarga, sesama warga jemaat dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu ia berterima kasih kepada panitia bulan keluarga yang telah merancangkan kegiatan-kegiatan permainan dan festival bulan keluarga yang menampilkan permainan tradisional dan tarian-tarian massal tradisional.
“Kalau bapa mama yang satu generasi dengan saya mungkin masih tahu apa itu gala asin, bakiak, Engrang, congklak. Tapi anak-anak kita dari gen-Z dan Gen-Alpha misalnya sudah tidak mengenal lagi permainan-permainan ini. Mereka hanya mengenal game-game di hp dan gadget yang tidak membutuhkan sosialisasi secara tatap muka dan langsung. Ini sangat mempengaruhi pengalaman, pembentukan wakta, nilai dan perilaku,” kata Pdt. Yaksih dalam sambutan pembukaan kegiatan bulan Keluarga di lapangan Batuplat pada hari Senin (6/10).
Pendeta Yaksih berharap dengan moment peringatan setahun sekali ini tetap mengingat warga jemaat akan pentingnya menjalin persekutuan di antara keluarga Kristen maupun di antara sesama warga Kristen di jemaat sekitar.
Rangkaian kegiatan bulan keluarga ini dimulai dengan pertandingan bola volley keluarga yang dimulai Senin dan akan berkahir pada 14 Oktober. Pertandingan bola volley ini melibatkan 14 tim dari 4 Lingkungan di jemaat Rehobot dan tim-tim tamu dari jemaat GMIT di sekitar Rehobot yaitu Jemaat Syalom Kupang, Jemaat Hosana Batuplat, Jemaat Alfa Omega Labat, dan Jemaat Pohon Nitas.
Lurah Batuplat, Jerimod Abdon Octavianus, dalam sambutannya mengapresiasi Jemaat Rehobot yang telah mengadakan kembali lomba-lomba olahraga dan kegiatan kebudayaan yang menurut sudah lama tidak diselenggarakan di Batuplat. Ia mengingatkan bahwa kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa selalu terbuka kemungkinan untuk konflik namun ia percaya bahwa panitia dan jemaat Rehobot serta semua peserta adalah “saudara” sehingga dapat menyelesaikan persoalan dan perbedaan pendapat secara dewasa.
Lomba Bola Volley antar Keluarga adalah lomba volley yang dimodifikasinya jenis pesertanya sehingga melibatkan semua unsur keluarga dalam satu tim seperti ayah, ibu dan anak. Para peserta tidak harus berasal dari satu keluarga inti namun harus memenuhi kriteria berasal dari jemaat peserta dan kriteria ayah, ibu dan anak.
Pertandingan hari perdana dibuka dengan pertandingan antara Tim A Alfa Omega Labat A dan Tim Syalom Kupang yang dimenangkan oleh Tim A Alfa Omega. Pertandingan kedua pada hari pembukaan adalah antara Tim Lingkungan Kasih A Jemaat Rehobot melawan Tim A Lingkungan Iman dan dimenangkan oleh Tim A Lingkungan Iman.

Rapat Evaluasi Panitia segera setelah selesai kegiatan pada hari pertama (Foto: Panitia)
Pertandingan hari kedua akan berlangsung antara Tim B Lingkungan Harap Jemaat Rehobot melawan Tim B Jemaat Hosana Batuplat, antara Tim Sekretariat Jemaat Rehobot melawan Tim B Jemaat Pohonitas dan antara Tim A Lingkungan Harap melawan Tim A Jemaat Hosana.
Selain pertandingan bola volley keluarga, perayaan ini akan dimeriahkan juga dengan Lomba permainan Tradisional Keluarga yaitu Bakiak, Engrang, Lompat Tali, Congklak dan Gala Asin yang akan diadakan pada Sabtu (11/10) di lapangan Batuplat. Juga akan dipentaskan tarian massal tradisional dari beberapa etnis dominan di Jemaat yaitu tarian Kebalai dari etnis Rote, tarian Pado’a dari etnis Sabu, tarian Bonet dari etnis Timor dan tarian Lego-lego dari etnis Alor. Masing-masing lingkungan dari keempat Lingkungan di jemaat Rehobot akan mementaskan tarian-tarian ini pada tanggal 11 Oktober dan 14 Oktober.

Pertandingan hari pertama antara Tim lingkungan Kasih melawan Tim Lingkungan Iman (Foto: Panitia)
Selain kegiatan olahraga dan seni budaya, juga terdapat kegiatan rohani seperti ibadah yang diadakan khusus untuk pasangan suami-istri dan orang tua tunggal (single parents) yang akan diadakan pada 18 Oktober serta kegiatan edukasi dan pemberdayaan seperti penyebaran leaflet menyangkut Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Kekerasan Dalam Pacaran, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan Kekerasan terhadap Anak serta leaflet-leaflet tentang penyadaran Kebencanaan. Penyebaran leafet ini diadakan setiap kebaktian minggu selama minggu-minggu Bulan Keluarga. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama dengan Yayasan Rumah Harapan Gema Inti dan Yayasan CIS Timor.
Puncak perayaan bulan Keluarga akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2025 dalam sebuah kebaktian perayaan Ulang Tahun GMIT ke-78, ulang Tahun Reformasi ke-508 yang dipimpin oleh pendeta Yandi Manobe, STh. kebaktian setiap tanggal 31 ini dalam tradisi GMIT sering disebut sebagai “Gereja Padang” karena dilaksanakan di alam terbuka. Tahun ini lokasi kebaktian adalah di persawahan di depan rumah keluarga Yulius Lassa di Bakunase. [mvm]


Lanjutkan….semangat kekeluargaannya..
terima kasih bapa…