Telah Berpulang Presbiter Imelda Masu

TELAH berpulang ke rumah Bapa di Surga pada hari Rabu, 3 September 2025, di Kupang, seorang presbiter Jemaat GMIT Rehobot Bakunase, saudari, kakak, adik, mama Imelda Susana Masu, dalam usia 52 tahun, 3 bulan, 25 hari.

Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Yaksih A.N. Tnunay dan beberapa presbiter mengambi foto di sekitar peti jenazah mendiang Penatua Imelda Susana Masu pada malam Kamis (4/9).
Beliau lahir di Kupang pada 9 Mei 1973 sebagai anak kelima dari pasangan (alm.) Ayub Masu dan (almh.) Charlotha Jacobeth Masu-Bunda.
Imelda dibaptiskan di Jemaat Rehobot pada 26 Desember 1973, dan memasuki masa sebagai warga jemaat dewasa setelah ditahbiskan menjadi anggota sidi pada 12 April 1992.
Mama Melda, sebagaimana ia biasa disapa, jatuh sakit pada Jumat 4 Juli 2025 dan dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Ben Mboi selama satu minggu. Setelah keluar rumah sakit, mama Melda melakukan dua kali kontrol yaitu sekali ke RSUP Ben Mboi dan kedua kalinya ke RS Wirasakti. Sepulang dari kontrol kedua ini yaitu pada 14 Agustus 2025 kondisi mama Melda menjadi lemah dan muntah-mundah sehingga dilarikan ke RSUP Ben Mboi. Setelah menjalani perawatan di RSUP Ben Mboi, mendiang disarankan untuk menjalani cuci darah. Ia telah dua kali menjalani cuci darah dan seharusnya kembali melakukan cuci darah ketiga kalinya pada 4 September namun Allah telah memanggil pulang hambaNya pada hari Rabu, 3 September sekitar pukul 13.00 WITA.
Mendiang Melda semasa hidupnya adalah presbiter pada Jemaat Rehobot Bakunase dari Lingkungan Kasih yang telah melayani selama 18 tahun. Pelayanan pertama dijalaninya sejak tahun 2007 dalam posisi sebagai diaken. Jabatan diaken ini dijalani sampai tahun 2024 atau selama 16 tahun. Pada tahun 2024 ia dipercayai sebagai penatua. Jabatan penatua ini ia jalani selama satu tahun delapan bulan hingga ia menutup mata untuk terakhir kalinya.
Ia juga aktif dalam kelompok Persekutuan Doa Jemaat Rehobot Bakunase dan pernah menjabat sebagai UPP Pekabaran Injil dan Persekutuan Doa (UPP PIPD) Jemaat selama beberapa periode sejak tahun 2007 sampai 2024. Ia beberapa kali menjadi ketua UPP PIPD dan kadang menjadi anggota pengurus. Saat meninggal ia adalah anggota pengurus UPP PIPD.

Sekretaris Majelis Jemaat, Pnt. Amos Toy dan Bendahara Jemaat, Diaken Harun Laban Kabnani, serta Ketua Lingkungan Kasih, Pnt. Petronella Rissi-Djari, dan beberapa presbiter mengambil foto di sekitar peti jenazah mendiang Penatua Imelda Susana Masu pada malam Kamis (4/9).
Melda menamatkan pendidikan Sekolah Dasar pada SD Negeri Batuplat pada tahun 1985, kemudian melanjutkan ke SKP Kupang dan menamatkannya pada tahun 1988 dan selanjutnya masu SMKK Kupang yang ditamatkannya padaa tahun 1992.
Almarhum dikenal sebagai sosok lucu namun tegas. Ia juga aktif dalam pelayanan di Gereja GMIT sebagai penatua.
Beliau meninggalkan 14 orang saudara dan saudari, 24 keponakan dan 5 orang cucu dari keponakannya.
Ibadah penghiburan akan dilaksanakan di rumah duka, Kelurahan Batuplat, Kupang setiap malam pada Rabu (3/9) dan Kamis (4/9). Ibadah pemakaman berlangsung pada Jumat, 5 September 2025, pukul 12.00 WITA di rumah duka kemudian dilanjutkan Pekuburan Keluarga di Batu Panjang, Kelurahan Batuplat.
Keluarga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan semua sahabat, kerabat, dan jemaat. [mvm]